Original Source : Kumpulan Widger Blogger INDONESIA http://hujangede.blogspot.com/2011/05/kumpulan-widget-blogger-indonesia.html#ixzz249KbhN5k

Pengetahuan

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Januari 2015

Menakar Mimpi



Selalu ingat QS. Muhammad ayat 7..
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”

Masih percaya,, dan selalu PERCAYA...!!!
Meskipun terkadang sepercik ragu melintas dalam benak dan pikiran. mungkin wajar, karena setiap manusia pun merasakannya...

Puzle-puzle mimpi yang sedang ku upayakan untuk dibangun dan disusun menjadi sebuah bangunan indah, mungkin masih perlu disimak dan direnovasi kembali oleh Allah, entah karena susunannya kurang rapi atau cara menyusunnya yg belum tepat,, hanya Allah yg tahu...

Selalu ada pilihan dalam setiap keputusan...Ini juga yg selalu terasa,, ketika mimpi di perhadapkan dengan realita.. terkadang tidak bersesuaian.."The Right Man In The Right Place.."

Mengoptimiskan diri, - inilah yang mestinya ku yakini - bahwa mungkin inilah yg Allah tengah lakukan kepada hambaNya. karena yg terasa, Allah tengah menempatkan hambaNya ini dalam sebuah situasi dan lingkungan yg menempanya utk bisa lebih survive dengan kehidupan..

Apalagi yang tengah ku lakukannya ini adalah aktivitas kebaikan yang juga dilakukan oleh para syuhada dan RasulNya.

.- - - - - - - - - - - - - - - - - -

 "Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tdk baik bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.." (QS. Al-Baqarah : 216)

Hidup penuh dengan pilihan,,
Pilihan yang akhirnya jika di pilih juga akan menetukan hasil akhirnya...
Yakin saja... Allah pasti sedang memberikan kesempatan untuk terus berkarya............

In my mind
Menakar Mimpi,
Yakin akan setiap ketentuanNya…

Saya Ini Sedang Futur



Sebuah Renungan.....


Saya ini sedang futur
Terbukti mulai ogah-ogahannya saya datang ke pengajian setiap pekan
Dengan alasan klasik : kuliah, lelah, sibuklah, inilah, itulah, saya sedang kalah..

Saya ini sedang futur
Baca Qur’an jarang, tapi nonton TV doyan
Baca Qur’an tak berkesan, main game ketagihan

Saya ini sedang futur
Tak lagi pandai menjaga pandangan
Senang curi-curi kesempatan

Saya ini sedang futur
Walau takut azab, namun tak pernah sekalipun terisak
Justru seringnya terbahak-bahak

Saya ini sedang futur
Lihat perut saya yang semakin buncit selangit
Kalau urusan infaq paling sedikit, sudah terlihat pelit

Saya ini sedang futur
Sibuk urusi pekerjaan
Menangani binaan ogah-ogahan

Saya ini sedang futur
Tak lagi pandai bersyukur
Sudah mulai tidak jujur

Saya ini sedang futur
Paling senang kalau disanjung
Kalau dikritik langsung murung

Saya ini sedang futur
Sangat susah bangun malam untuk muhasabah dan tafakkur
Lebih senang peluk guling lalu mendengkur

Saya ini sedang futur
Sholat dhuha dan ma’tsurat tidak pernah punya waktu
Kalau mau nongkrong dan ngerumpi senantiasa punya waktu

Saya ini sedang futur
Malas mengurusi urusan keluarga, rajin menggunjing tetangga
Sedikit sekali muhasabah, sering sekali menggibah

Saya ini sedang futur
Lebih sering bicara cinta
Walaupun tak jelas kemana tujuannya

Ya, memang… saya ini sedang futur
Kenapa saya futur?
Kenapa tidak ada seorangpun yang menegur atau menghibur?
Kenapa kepura-puraan, basa-basi, dan kekakuan makin subur?
Kenapa di antara kita sudah mulai tak saling jujur?
Kenapa diantara kita sudah ada yg mulai ngawur?
Kenapa ukhuwah di antara kita sudah mulai hancur?
Kenapa di antara kita ada yang hanya pandai bertutur?

Inilah yang mestinya menjadi bahan renungan kita,
Ketika jiwa sudah mulai terasa hambar
Mungkin jarak dengan Allah sudah semakin melebar
Inilah yang mestinya menjadi bahan renungan kita,
Deteksi kembali dalam diri, hati dan jiwa
Apakah ada tempat untukNya
Atau hanya hidup di dunia dengan basa-basi kehidupan semata

Ya Allah… bimbinglah kami yang terlalu banyak terlupa
Kami yang selalu merasa memiliki segalanya, terlalu sering alpa
Terlalu di sibukkan dengan urusan-urusan dunia
Tegurlah kami Ya Allah jika terlalu sering kami terlena
Meskipun kami tahu hanya kepadaMu lah kami menghamba

Ya Allah… jadikanlah kami  hamba yang sering ber-tadabbur
Agar hati, akal, dan jiwa kami menjadi subur
Agar terhindar kami dari sifat takabbur
Agar kami jauh dari kefuturan yang membuat kami jatuh tersungkur
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin