Original Source : Kumpulan Widger Blogger INDONESIA http://hujangede.blogspot.com/2011/05/kumpulan-widget-blogger-indonesia.html#ixzz249KbhN5k

Pengetahuan

Minggu, 21 Oktober 2012

The Choosen One


“Kamu adalah ummat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyeruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. ......” (QS. Ali-Imran : 110)

Oleh Allah, kita dilahirkan di muka bumi ini untuk mengemban amanah dalam menebar kebaikan (menjadi khalifah di muka bumi) dan menjalankan segala perintahNya. Hanya saja belum banyak diantara kita (manusia) sadar akan amanah yang Allah berikan, padahal kita sudah menyanggupinya. Justru langit, bumi, dan gunung-gunung saja tidak sanggup untuk mengemban amanah dari Allah.

“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itudan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia...” (QS. Al-Ahzab : 72)

Namun, tugas untuk menebar kebaikan di muka bumi yang Allah isyaratkan kepada kita telah dilakukan oleh sebagian ummat manusia. Sebut saja di zaman para anbiya yang menyerukan ke-tauhidan/meng-Esa-kan Allah SWT. kemudian dilanjutkan di zaman Rasulullan SAW dan para sahabatnya, serta era ke-khalifahan islam. Dan di era kontemporer seperti saat ini (pasca runtuhnya ke-khalifahan Turki-Utsmani), “tugas” yang Allah berikan kepada kita tidaklah berhenti, justru lebih berat. Maka dituntutlah hadirnya manusia-manusia pilihan yang melanjutkan risalah kebaikan yang telah dibangun oleh para Nabi serta Rasulullah dan para sahabatnya. Bukankah “khaerunnas wa anfuahum linnash....??” sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

 Maka terpilihnya kita dalam lingkaran dakwah illallah ini tentu bukanlah sebuah kebetulan. Sekali lagi,, Bukan Kebetulan......!! Hal ini merupakan mega proyek Allah yang diperuntukkan kepada hamba-hambaNya untuk menguji kita, layakkah kita disebut sebagai kuntum khaeru ummah seperti yang Allah sebutkan dalam firmanNya. Begitu banyak ummat islam di muka bumi ini, namun hanya sebagian saja yang benar-benar taqwa kepada Allah SWT. dari sebagian orang-orang bertaqwa di muka bumi ini, hanya ada sebagian lagi yang benar-benar rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk dakwah. Dari sebagian orang yang merelakan dirinya dalam dakwah, hanya ada beberapa saja yang mampu bertahan dan tsiqoh terhadap dakwah yang telah terpatri dan mendarah daging dalam hatinya.

 Olehnya itu, istiqomah adalah salah satu “mantra” oleh seorang da’I illallah. Karena keistiqomahan itu yang juga dimiliki oleh Rasulullah dan para sahabat sehingga mampu menancapkan dengan kuat ideology islam ini di muka bumi. Karena “dakwah ini tidak mengenal sikap ganda. Ia hanya mengenal satu sikap yakni totalitas. Siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah dan dakwah pun melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban ini, ia terhalang dari pahala besar mujahid. Lalu Allah akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan sanggup memikul beban dakwah ini..” (Imam Syahid Hasan Al-Banna)

Sekali lagi, kita adalah orang yang terpilih, yang di pilih oleh Allah Azza Wajalla secara random dari sekian banyak ummat manusia yang Allah ciptakan di muka bumi ini. Hanya tinggal keteguhan dan keisttiqomahan yang kita jaga agar tidak terhempas di jalan ini. Layaknya Nabiullah, Rasulullah dan para sahabat; we are the choosen one.

Sabtu, 29 September 2012

Pengertian Administrasi


1.      Administrasi dalam arti sempit berarti segala kegiatan tulis menulis, catat mencatat, surat menyurat, ketik mengetik, serta penyimpanan dan pengurusan masalah-masalah yang hanya bersifat teknis dalam ketata usahaan belaka.
2.      Administrasi dalam arti luas menurut H.A. Simon, administrasi adalah  kegiatan dari sekelompok orang manusia yang mengadakan usaha kerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Menurut E. Utrecht gabungan jabatan administrasi yang berada di bawah pimpinan pemerintah melaksanakan tugas-tugas yang tidak di tugaskan kepada Badan-Badan pengadilan dan legislatif.
3.      Hukum administrasi Negara adalah peraturan hukum yang mengatur administrasi, yaitu hubungan antara warga Negara dan pemerintahannya yang menjadi sebab hingga Negara itu berfungsi. (R. Abdoel Madjid)
4.      Hukum administrasi Negara  adalah keseluruhan hukum yang mengatur bagaimana Negara sebagai penguasa menjalankan usaha-usaha untuk memenuhi tugas-tugasnya (Kusumadi Poedjosewojo)
5.      Hukum administrasi Negara adalah hukum yang menguji hubungan hukum istimewa yang di adakan, akan kemungkinan para pejabat melakukan tugas mereka yang khusus (E. Utrecht)
6.      Hukum administrasi Negara adalah keseluruhan aturan yang harus di perhatikan oleh para penguasa yang di berikan tugas-tugas pemerintahan dalam menjalankan tugasnya. (Van Apeldoorn)
7.      Hukum administrasi Negara adalah hukum yang mengatur tentang hubungan-hubungan hukum antara jabatan-jabatan dalam Negara dengan warga masyarakat (Djokosutono)
8.      Istilah hukum administrasi Negara adalah terjemahan dari istilah administrasi, yaitu “recht” (bahasa Belanda)

Minggu, 01 Juli 2012

Apakah kita menjadi ummat yang dirindukan Rasulullah ??

Kita punya cara untuk mengenang orang paling mulia di dunia, Nabi Muhammad saw. Catatan ringkas ini semoga menjadi renungan buat kita. Berteladan kepada Nabi shalallaahu ‘alaihi wa sallam agar kita menjadi ummat yang dirindunya. Bagaimana beliau?
1.) Kalau ada pakaian yang koyak, Nabi saw menambalnya sendiri tanpa perlu menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.
2.) Setiap kali pulang ke rumah, bila belum tersaji makanan karena masih dimasak, sambil tersenyum beliau menyingsingkan lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur. Aisyah menceritakan bahwa kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga.
3.) Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pula kembali sesudahnya.
4.) Pernah beliau pulang menjelang pagi hari. Tentulah beliau teramat lapar waktu itu. Namun dilihatnya tiada apa pun yang tersedia untuk sarapan. Bahkan bahan mentah pun tidak ada karena ‘Aisyah belum ke pasar. Maka Nabi bertanya, “Belum ada sarapan ya Khumaira?’ Aisyah menjawab dengan agak serba salah, ‘Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.’ Rasulullah lantas berkata, ‘Jika begitu aku puasa saja hari ini.’ tanpa sedikit tergambar rasa kesal di raut wajah beliau.
5.) Sebaliknya Nabi saw sangat marah tatkala melihat seorang suami sedang memukul isterinya. Rasulullah menegur, ‘Mengapa engkau memukul isterimu?’ Lantas lelaki itu menjawab dengan gementar, “Isteriku sangat keras kepala! Sudah diberi nasihat dia tetap membangkang juga, jadi aku pukul dia.” Jelas lelaki itu. “Aku tidak bertanya alasanmu,” sahut Nabi saw. “Aku menanyakan mengapa engkau memukul teman tidurmu dan ibu dari anak-anakmu?
6.) Kemudian Nabi saw bersabda,”Sebaik-baik suami adalah yang paling baik, kasih dan lemah-lembut terhadap isterinya.’ Prihatin, sabar dan tawadlu’nya beliau dalam posisinya sebagai kepala keluarga langsung tidak sedikitpun merubah kedudukannya sebagai pemimpin umat.
7.) Pada suatu ketika Nabi saw menjadi imam shalat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan Nabi antara satu rukun ke rukun yang lain agak melambat dan terlihat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi gemeretak seakan sendi-sendi di tubuh Nabi mulia itu bergeser antara satu dengan yang lain. Lalu Umar ra tidak tahan melihat keadaan Nabi yang seperti itu langsung bertanya setelah shalat. ‘Ya Rasulullah, kami melihat sepertinya engkau menanggung penderitaan yang amat berat. Sakitkah engkau ya Rasulullah?” “Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat wal ‘afiat.” “Ya Rasulullah.. .mengapa setiap kali engkau menggerakkan tubuh, kami mendengar suara gemeretak pada sendi-sendi tulangmu? Kami yakin engkau sedang sakit…” desak Umar penuh cemas. Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Ternyata perut beliau yang kempis, kelihatan dililit sehelai kain yang berisi batu kerikil, untuk menahan rasa lapar beliau. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi gemeretak setiap kali bergeraknya tubuh beliau. “Ya Rasulullah! Apakah saat engkau menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kemudian kami tidak akan mengusahakannya buat engkau?’ Lalu Nabi saw menjawab dengan lembut, “Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?’ ‘Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.”
8.) Nabi saw pernah tanpa rasa canggung sedikitpun makan di sebelah seorang tua yang dipenuhi kudis, miskin dan kotor.
9.) Beliaupun hanya diam dan bersabar ketika kain sorbannya ditarik dengan kasar oleh seorang Arab Badawi hingga berbekas merah di lehernya. Begitupun dengan penuh rasa kehambaan beliau membersihkan tempat yang dikencingi seorang arab Badawi di dalam masjid sebelum beliau tegur dengan lembut perbuatan itu.
10.) Kecintaannya yang tinggi terhadap ALLAH swt dan rasa penghambaan yang sudah menghunjam dalam diri Rasulullah saw menolak sama sekali rasa ingin diistimewakan (dipertuan).
11.) Seolah-olah anugerah kemuliaan dari ALLAH langsung tidak dijadikan sebab untuknya merasa lebih dari yang lain, ketika di depan keramaian (publik) maupun saat seorang diri.
12.) Pintu Syurga terbuka seluas-luasnya untuk Nabi, namun beliau masih tetap berdiri di sepinya malam, terus-menerus beribadah hingga pernah beliau terjatuh lantaran kakinya bengkak-bengkak. 13.) Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemauan jiwanya yang tinggi. Bila ditanya oleh ‘Aisyah, ‘Ya Rasulullah, bukankah engaku telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini?’ Jawab baginda dengan lembut, ‘Ya ‘Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur.’ “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab:21) Katakanlah (Muhammad): “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Ali Imran :31)

Selasa, 01 Mei 2012

Birrul Walidain (Bakti pada Orang Tua)

 Birrul Walidain (Bakti pada Orangtua)

Sahabat sekalian, suatu waktu saya pernah menghadiri suatu acara training motivasi di kampus saat masa kuliah dahulu. Pada waktu itu ada statement trainernya yang masih saya ingat sampai sekarang. Ia berkata: “rata-rata orang sukses di seluruh dunia itu, mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya khususnya dengan ibunya” jadi jika kita ingin sukses maka sebelum itu yang harus diperhatikan ialah bagaimana hubungan kita dengan orang tua saat ini? Apakah penuh kehangatan atau penuh dengan kebencian? Yang saat ini hubungan dengan orang tuanya penuh kehangatan bersyukurlah Anda orang yang beruntung. Untuk mereka yang punya hubungan tidak baik dengan orang tuanya berdoalah agar dimudahkan Allah untuk memperbaiki hubungan dengan mereka. Sangat penting sekali mempunyai hubungan yang baik dengan orang tua, khususnya ibu. Kenapa? Karena ridha Allah ialah ridha orang tua, dan doa ibu itu Subhanallah, tanpa hijab di hadapan Allah mudah menembus langit. Sehingga doa seorang ibu yang dipanjatkan untuk anaknya sangat mudah untuk Allah kabulkan. Mungkin sebagian dari kira ada yang tidak sadar bahwa, kemungkinan kesuksesan-kesuksesan kita selama ini adalah buah dari doa ibu kita kepada Allah tanpa kita ketahui. Dan seorang ibu itu tanpa disuruh pasti akan selalu mendoakan anaknya di tiap nafasnya kala bermunajat kepada Allah. Tapi seorang anak belum tentu selalu berdoa untuk orang tuanya ketika Shalat. Mungkin sebagian dari kita suka mengeluh tentang sifat buruk orang tua kita, entah karena ibu nya cerewet, suka ikut campur, suka nyuruh-nyuruh, tidak gaul dan lain sebagainya. Jika kita seperti ini maka tragis. Kenapa tragis? Karena kita terlalu focus dengan secuil kekurangan orang tua kita dan melupakan segudang kebaikan yang telah diberikan kepada kita selama ini. Di pihak lain ada Orang-orang seusia Anda di luar sana di pinggir jalanan, di bawah kolong jembatan dan di tempat lainnya mereka juga suka mengeluh, tapi yang mereka keluhkan ialah bukan karena sifat orang tua atau ibu mereka, tapi mereka mengeluh karena mereka tidak punya lagi orang tua. Bersyukurlah kita yang saat ini masih mempunyai orang tua. Jika ingin tahu rasanya tidak punya ibu, coba tanyakan kepada teman-teman Anda yang ibu nya telah tiada. Mungkin perasaan mereka sangat sedih dan kekurangan motivasi dalam hidup. Coba bayangkan jika kita tidak punya ibu lagi, maka ketika kita akan pergi ke luar rumah untuk sekolah atau bekerja, maka tidak ada lagi tangan yang bias kita cium, jika kita tidak punya ibu lagi maka mungkin tidak ada lagi makanan yang tersedia di meja makan saat kita pulang, jika kita tidak punya ibu lagi ketika hari lebaran rumah terasa sepi dan lebaran terasa tanpa makna, jika kita tidak punya ibu lagi kita hanya bisa membayangkan wajah tulusnya di pikiran kita dan melihat baju-bajunya di lemarinya. Banyak di antara kita suka mengeluh tentang sifat negative ibu kita, tapi kita tidak pernah berfikir mungkin hampir setiap malam ibu kita di keheningan sepertiga malam bangun untuk shalat tahajjud mendoakan kita sampai bercucuran air mata agar kita sukses dunia dan akhirat. Mungkin di suatu malam beliau pernah mendatangi kita saat tidur dan mengucap dengan bisik “nak, maafkan ibu ya… ibu belum bisa menjadi ibu yang baik bagimu” kita mungkin juga lupa di saat kondisi ekonomi rumah tangga kurang baik, ibu kita rela tidak makan agar jatah makannya bisa dimakan anaknya. Ketika kita masih kecil ibu kira rela tidur dan lantai dan tanpa selimut, agar kita bisa tidur nyaman di kasur dengan selimut yang hangat. Setelah semua pengorbanan telah diberikan oleh ibu kita selama ini, lalu coba renungkan apa yang kita perbuat selama ini kepada ibu kita? Kapan terakhir kita membuat dosa kepadanya? Kapan terakhir kita membentak-bentaknya? Pantaskah kita membentak ibu kita yang selama Sembilan bulan mengandung dengan penuh penderitaan? Pantaskah kah kita membentak ayah kita yang setiap hari pergi pagi pulang malam, lebur setiap hari, ngutang sana-ngutang sini agar kita terpenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu maka berusahalah untuk berbakti kepada orang tuamu khususnya kepada Ibumu. Karena masa depan mu ada di desah doa-doanya setiap malam. Dan ingat “perilaku kita dengan orang tua kita saat ini akan mencerminkan perilaku anak kita kepada diri kita nanti”.

Rabu, 14 Maret 2012

Resume Dari Gerakan Ke Negara





DARI GERAKAN KE NEGARA

                                                                                                     Oleh. H.M. Anis Matta

Sebuah Rekonstruksi Negara Madinah yang Dibangun dari Bahan Dasar Sebuah Gerakan
Dari Gerakan Kenegara
Hijrah  dalam sejarah dakwah Rasulullah SAW adalah  sebuah metamorfosis dari “gerakan” menjadi Negara. Tiga belas tahun sebelumnya, Rasulullah SAW melakukan penetrasi social yang snagat sistematis, dimana Islam menjadi jalanhidup individu; dimana Islam “memanusiakan” dan kemudian “memasyarakat”. Sekarang melalui hijrah, masyarakat itu bergerak linear menuju Negara. Melalui hijrah gerakan itu “menegara” dan Madinah adalah wilayahnya.
Kalau individu membutuhkan akidah maka Negara membutuhkan perangkat sistem. Setelah komunitas Muslim menegara dan mereka memilih Madinah sebagai wilayahnya. Allah SWT menurunkan perangkat sistem yang mereka butuhkan. Turunlah ayat-ayat hokum dan berbagai kode etik social,ekonomi,politik,keamanan dan lain-lain. Lengkaplah sudah susunan kandungan sebuah Negara : manusia,tanah dan system
Jadi yang dilakukan oleh Rasulullah SAW pada tahapan ini adalah menegakkan  negara. Sebagai sebuah bangunan, negara membutuhkan dua bahan dasar yaitu manusia dan system. Manusialah yang akan mengisi suprastruktur sedangkan system adalah perangkat lunak sesuatu dengan apa Negara bekerja.
Selain kedua bahan dasar negara itu,juga perlu ada bahan dasar pendukung lainnya. Pertama, tanah. Tidak ada negara tanpa tanah, Tapi dalam Islam hal tersebut merupakan infrastruktur pendukung yang bersifat sekunder sebab tanah merupakan benda netral yang akan mempunyai makna ketika benda tersebut dihuni oleh manusia dengan cara hidup tertentu. Kedua,jaringan sosial. Manusia sebagai individu hanya mempunyai efektivitas ketika ia terhubung dengan individu lainnya secara fungsional dalam suatu arah yang sama.

Begitulah transformasi itu terjadi. Ketika gerakan dakwah menemui kematangannya, ia menjelma jadi Negara; ketika semua persyaratan dari sebuah negara kuat telah terpenuhi, Negara itu tegak di atas bumi tidak peduli  di belahan bumi mana ia tegak.
Perubahan Sosial
Tujuan dakwah adalah mengejawantahkan kehendak-kehendak Allah SWT yang kemudian kita sebut agama atau syari’ah dalam kehidupan manusia. Begitulah Rasulullah SAW memulai pekerjaannya. Beliau memulai penetrasi ke dalam masyarakat Quraisy dan merekrut orang-orang terbaik diantara mereka. Menjelang hijrah ke Madinah beliau juga merekrut orang-orang terbaik dari penduduk Yastrib. Maka terbentuklah sebuah komunitas baru di mana Islam menjadi basis identitas mereka, akidah menjadi dasar ikatan kebersamaan mereka, ukhuwah menjadi sistem jaringan mereka dan keadilan menjadi prinsip sistem distribusi social-ekonomi-politik mereka. Tapi perubahan itu bermula dari sana: dari dalam diri individu, dari dalam pikiran,jiwa dan raganya. 



Manusia Untuk Sebuah Cita-Cita
Allah SWT menjalankan rencanaNya dengan cara yang amat halus. Setelah menapaki tangga kehidupan yang penuh liku-liku. Allah SWT menanamkan di dalam jiwanya sebuah perasaan baru, sebuah hasrat baru, sebuah kecenderungan baru, sebuah kegemaran baru; Allah SWT membuatnya mencintai khalwat, kegemaran menyendiri dan menikmatinya dalam meditasi-meditasi yang tekun dalam renungan-renungan  panjang yang serius, dalam pemikiran-pemikiran mendalam yang mencerahkan. Hidup telah menempa laki-laki itu begitu rupa. Ia ditakdirkan lahir sebagai yatim dan mengisi masa balitanya sebagai piatu. Sebuah pelajaran dini tentang makna kesendiraian, makna kesunyian, makna kebergatungan kepada Allah SWT…Bersama kakeknya Abdul Muthalib, pada usia enam hingga delapan tahun, ia belajar mengenai dunia politik dan kepemimpinan masyarakat Quraisy. Ketika sang kakek meninggal dunia,ia hidup bersama pamannya Abu Thalib yang miskin dan papa, awal dimana ia mengenal dunia yang keras. Pada usia itu, ia sudah menggembala kambing,ikut dalam kafilah perdagangan kenegeri syam untuk kemudian memasuki usia remaja dalam perang Fijar selama empat tahun. Setelah berusia diatas dua puluh tahun, ia mendapat kepercayaan menjalankan bisnis Khadijah ke negeri syam, saat dimana ia menunjukkan prestasi bisnis dan manajerial serta pesona karakter dari seorang pemuda matang.
Menikah dengan Khadijah pada usia 25 tahun,Muhammad mulai menapaki tangga kehidupan social dan mengokohkan pribadinya sebagai tokoh baru Quraisy yang dicintai dan disegani hingga ia mencapai puncak prestasinya saat mendapat gelar “Al-Amin” pada usia 35 tahun.
Tapi pada saat ia menapaki puncak “dunia”, ia justru merasakan keterpisahan; bukan kehidupan seperti yang ia inginkan. Ada sesuatu yang yang ia tidak temukan di sini,ditengah keramaian masyarakat Quraisy, yang ia sendiri tidak tahu; tapi kemudian menjelma jadi kehausan yang membawanya pada sebuah pencarian yang panjang.
Alangkah halusnya Allah SWT menjalankan rencanaNya; masa-masa meditasi dan perenungan adalah sentuhan Rabbaniyah yang terakhir, setelah ia melewati serial pengalaman hidup yang panjang dan berliku, sentuhan akhir yang mematangkan jiwa dan pikirannya, sebelum saat penugasan itu tiba, Muhammad hanya membutuhkan waktu sebanyak dua puluh dua tahun dua bulan dan dua puluh dua hari untuk mengubah arah sejarah umat manusia, mewarnai bumi dengan biru langit, membangun sebuah peradaban besar dan menebarkan rahmat ke seluruh alam.
Sejarah kemudian mengajarkan kita sebuah kaidah bahwa risalah yang agung haruslah dibawa oleh seorang rasul yang agung; bahwasebuah misi besar haruslah diemban oleh seorang manusia yang besar; bahwa sebuah beban amanat yang berat haruslah dipikul oleh seorang laki-laki yang kuat; bahwa sebuah pedang yang tajam hanyalah akan berguna jika ia berada dalam genggaman tangan seorang pahlawan pemberani; bahwa sebuah peradaban hanya dapat dibangun diatas altar sejarah oleh manusia-manusia peradaban.  

Konsep dan Pelaku
Sebuah cita-cita yang luhur membutuhkan manusia-manusia yang sama luhurnya dengan cita-cita itu; sebuah cita-cita yang besar, membutuhkan manusia-manusia yang sama luhurnya dengan cita-cita itu; sebuah sistem yang baik hanya akan memperlihatkan keindahannya jika diterapkan oleh manusia-manusia yang sama baiknya dengan system itu. Maka, ketika Islam diturunkan sebagai system kehidupan yang paling komprehensif dan integral, ia telah melahirkan sebuah fenomena kehidupan yang indah karena dua hal: kebenaran risalahnya dan kekuatan pesona rasulnya. Begitulah Islam mengalir dalam sejarah keabadian. Obor kebenaran itu dibawa oleh akal-akal raksasa para ulama, kepemimpinan yang andal para khulafa dan tangan-tangan perkasa para mujahidin.
Ketika ideology-ideologi besar berguguran di penghujung abad ke-20, Islam menjadi satu-satunya pilihan bagi umat manusia. Sayyid Quthub meramalkan situasi ini, dan berkata dengan penuh keyakinan bahwa “ Islam adalah masa depan “ atau  “ Masa depan di tangan Islam “ ramalan itu kini menemukan faktanya. Itulah yang menjadi sumber “kecemasan peradaban” masyarakat Barat. Mislanya, ketika Samuel P. Hungtington merekonstruksi peta pertarungan masa depan. Konflik masa depan akan berpusat pada tema peradaban, lingkaran terkecilnya bertema etnis, tapi muara besarnya adalah peradaban. Pada muara besar ini, islam menjadi kompetitor utama peradaban Barat. Oleh karena itu, Hungtington pun meramalkan bahwa konflik besar di masa yang akan dating adalah konflik antara Islam dan Barat.
Cermin Realitas
Kebanyakan orang belajar secar visual, tapi kita berkomunikasi secara abstrak. Ini hanya contoh kecil, sangat sederhana  tapi memadai untuk menjelaskan mengapa gerakan dakwah belum mampu menembus logika massa, apalagi melakukan penetrasi pada jaringan-jaringan pemikiran, social dan politik untuk kemudian mengubah , memobilisasi dan mengendalikan mereka.
Di tingkat opini publik, Islam dan gerakan dakwah belum dengan mudah ‘di isolasi’ tanpa pembelaan spontanitas dari masyarakat. Masyarakat juga belum begitu percaya dengan kemampuan gerakan dakwah beserta para pemimpinnya untuk mengelola Negara. Padahal itu semua merupakan kondisi-kondisi pendahuluan yang mutlak ada dalam perjalanan kita menuju kekuasaan.
Rendahnya tingkat penerimaan public dan kapasitas serta citra kita, sebenarnya merupakan realitas-realitas yang berakar pada cara kita berpikir. Pikiran adalah cerminan besar yang memantulkan seluruh potret realitas kita secara apa adanya. Pikiran adalah ruang kemungkinan (space of possibility) dan realitas adalah ruang tindakan yang telah jadi nyata (space of action). Seluruh realitas kita hanya bergerak pada ruang kemungkinan itu. Makin besar ruang kemungkinan, makin besar ruang realitasnya. Bagaimana kita berpikir, begitulah kita akan bertindak.
Jika sistem kendali tindakan dan realitas kita ada pada pikiran-pikiran kita, hanya ada satu jalan memperbaiki kita yaitu mengubah pikiran-pikiran kita  Sudah saatnya gerakan dakwah memikirkan kembali apa yang selama ini kita pikirkan, dan mengapa kita memikirkannya, serta mengapa kita memikirkan dengan cara begitu.
Generasi pertama  para pemikir dakwah seperti Al-Banna, al Maududi, Sayyid Quthb dan lainnya memfokuskan perhatian pada pembangunan ideology. Generasi kedua seperti Muhammad Al Gazali, Yusuf Al-Qaradhawi, Fathi Yakan, dan lainnya memfokuskan perhatiannya pada pembangunan kerangka pemikiran pergerakan.

Ketikagerakan dakwah memasuki era keterbukaan, bermetamorfosis menjadi institusi terbuka, bermain di domain public, memasuki pusat-pusat kekuasaan, persoalan terbesar kita adalah sumber daya. Inilah persoalan yang dihadapi gerakan-gerakan dakwah di berbagai Negara Islam seperti Sudan, Yaman, Aljazair, Turki, Mesir, Indonesia dan lainnya. Di semua kawasan ini, gerakan dakwah mengalami akibat persoalan tersebut secara fundamental; beban kerja yang muncul akibat perluasan wilayah aksi dakwah, tidak seimbang dengan sumber daya yang dimiliki gerakan-gerakan dakwah tersebut

Selama pusat perhatian pikiran kita belum bergeser ke masalah penciptaan sumber daya, selama itu kita akan mengalami kemunduran dan keterpurukan. Ini hanya konsekuensi antara ketidakseimbangan ; antara beban dan daya pikul. Kita akan tampak tua dan lelah, berjalan tertatih-tatih memikul beban obesesi khilafah yang terasa semakin jauh. Para pendiri dan ideologi gerakan dakwah  telah meletakkan dasar-dasar ideologi yang kokoh bagi kebangkitan umat. Mereka merampungkan tugas mereka dengan sempurna. Para pemikir pergerakan berikutnya juga telah membangun kerangka pemikiran pergerakan bagi pertumbuhan gerakan dakwah menuju kematangan . Mereka juga telah menunaikan tugas mereka dengan sempurna. Kini, tiba saatnya bagi generasi ketiga, genarasi kita untuk membawa bendera, menunaikan tugas sejarah mereka; generasi pencipta sumber daya. Biarlah di tangan mereka kebenaran menjadi nyata di muka bumi karena menyatu dengan kekuatan.   



Minggu, 19 Februari 2012

Manfaat Sunnah Rasul dipandang dari Kesehatan

Manfaat Sunah Rasul dipandang dari Kesehatan

Sesungguhnya telah ada pada (DIRI) Rasulullah itu suri teladan yang BAIK bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh.” (Al Ahzab : 21)

Setiap ajaran dan sunah rasul selalu memiliki manfaat untuk diri kita , walau terkadang banyak hal tidak dapat kita ketahui , dan ketidak tahuan kita akan manfaat ini lah yang membuat kita melanggar sunah nya dan berdampak buruk bagi diri kita. Seperti pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang , begitu juga dengan sunah rasul ini , tak tahu maka ta peduli.

Karena hal itulah islam selalu menganjurkan tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina, karena sesungguhnya Allah akan meningkatkan satu derajat kedudukan orang yang berilmu dibandingkan yang tidak berilmu, walau tidak ada dosa bagi mereka yang tidak mengetahuinya. Dengan itulah Allah mengirimkan Al-Qur’an dan Hadist serta rasulnya sebagai suri tauladan untuk kita.dan didalam Al Qur’an terkandung didalamnya semua ilmu pengetahuan yang ada , dan sungguh tidak ada satupun yang tidak bermanfaat didalamnya, hanya saja manusia baru menemukan sedikit saja kebenarannya. Dibawah ini ada beberapa alasan mengapa rasul menganjurkan dan melarangnya , semoga dengan mengetahuinya qita menjadi pengikutnya yang mampu menerepkan sunahnya dan lebih mencintainya karena lebih mengenalnya.

1.Tidurlah dalam posisi miring ke kanan
Rasulullah saw menganjurkan tidur miring ke kanan :
Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda, "Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan"

“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

dari segi medis manfaat dari sunah rasul ini adalah :

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri
Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi 2 yaitu bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya ummat muslim menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya. Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktiftas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam. Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak , asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung.
Posisi tidur kesebelah kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan bawah. Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

3. Mengistirahatkan lambung.
Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung. Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.
Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makann yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar (BAB)
Dengan mtidur miring ke sebelah kanan , proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh, jika sudah penuh akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air besar.

7. Mengisitirahatkan kaki kiri
ada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalagi kaki posisi paling bawah dimana aliran darah balik cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan , maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang. Dari uraian diatras tampak banyak manfaat tidur dengan posisi miring. Mudah-mudahan uraian tersebut dapat membawa manfaat bagi umat dalam mengamalkan salah satu sunnah nabi.

8. Posisi recovery pada pasien tidak sadar atau pasca kejang
Setelah keadaan bahaya teratasi posisikan pasien dalamrecovery position. Recovery position adalah posisi tidur dengan badan menghadap ke kanan (sisi kanan badan berada di bawah), tangan menyangga kepala, dan kaki yg berada di atas ditekuk. Posisi tidur ini mirip seperti posisi tidur yg dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Posisi ini berguna untuk mencegah ludah menghambat saluran pernafasan (saat nafas belum stabil).

Sumber : Kitab Shohih Al Bukhori, Kitab Shohih Muslim

2.Bangulan dan didirikanlah sholat malam
Pada saat seseorang menggelar sajadah untuk menunaikan shalat tahajud, ia berada dalam kondisi layaknya orang yang melakukan meditasi dan relaksasi.Orang yang rindu tahajud adalah orang yang mempunyai kadar keikhlasan lebih. Ia rela untuk menghentikan kelelapan tidurnya dan bersimpuh pada Sang Khalik. Alquran memuji mereka dengan menyebutnya sebagai orang-orang yang menjauhkan lambungnya dari tempat peraduan.
Lalu apa manfaat tahajud untuk kesehatan kita?
Tahukah Anda?
- Tahajud menjadi sarana untuk mempertahankan melatonin dalam jumlah yang stabil.
Lalu apakah melontonin itu ?
Hormon melatonin adalah hormone yang akan membentuk sistem kekebalan dalam tubuh dan membatasi gerak pemicu tumor seperti estrogen. Semakin dewasa seseorang kadar hormone ini akan berkurang dan tak stabil akibat pengaruh beberapa zat seperti polutan , kafein , zat pestisida dalam sayuran yang kita makan.
Melantonin ini berfungsi sebaga anti oksidan yang bermanfaat untuk radikal bebas dan anti aging( penuaan ).

- Dalam sebuah desertasinya yang berjudul “Pengaruh shalat tahajjud terhadap peningkatan perubahan respon ketahanan tubuh imonologik:
Sautu pendekatan siko-neuroimonologi”, ia mengungkapkan bahwa shalat tahajud dapat menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imonolog) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfositnya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi. Shalat Tahajjud yang dimaksudkan shalat bukan sekedar menggugurkan status shalat yang muakkadah itu, namun lebih dititik beratkan pada sisi rutinitas shalat, ketepatan gerakan, kekhusukan, dan keikhlasan. Selama ini, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis.

- Tahajud mampu mengaktifasi pembakaran panas , dan cegah peningkatan lemak jenuh
- Tahajud meningkatkan kadar asetilkolin.


3.Menagislah karena Allah
Dari Ibnu Abbas ra. berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua mata yang tidak akan tersentuh oleh api neraka. Mata yang menangis karena takut kepada Alloh. Dan mata yang begadang berjaga dalam jihad fisabilillah.” (HR. At-Tirmizy, sanad : Hasan Shohih)
Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa kita dapatkan setelah menangis dan berair mata :

1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres ? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun kedekatan pada Allah

Saat menangis perasaan seseorang berpindah pada level paling sensitive dimana hati mudah tersentuh, saat seseorang hamba mengadukan pada sang rabb pencipta setiap permasalahannya maka secara psikologi akan timbul kedekatan hati pada sang pencipta dan setelah masalah dikeluarkan maka gelisah akan hilang dan yang tertinggal adalh kekhusyukan . dan taukah anda pengaruh positip kekhusyukan bagi daya piker seseorang ?
Ternyata Allah menciptakan otak manusia agar terdiri dari berribu ribu sel otak , dan sang manusia yang jenuis pun tidak pernah menggunakan otaknya lebih dari 2 %, dan saat seseorang dalam keadaan khusuk maka kemampuan menggunakan sel otak menjadi meningkat , karena alairan darah ke otak dan oksigen meningkat, sehingga memecah permasalahan yang semula dianggap besar menjadi masalah yang kecil .

Lalu apa beda nya dengan menangis di depan manusia?
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi. Tapi tidak semua orang yang menangis dan menceritakan permasalahan nya pada manusia berdampak baik.karena tidak ada manusia yang mampu menjaga aib saudaranya sebaik Allah dan memberikan solusi terbaik selain Allah


7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.

Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.



4.SENYUM DAN SAPA ADALAH SEDEKAH

Senyum ternyata salah satu kunci awet muda….
- Saat senyum kita hanya menggunakan 2 otot saja (bandingkan dengan marah yang menggunakan 13 otot dan bicara yang menggunakan 44 otot ), ternyata hanya bisa dilakukan oleh orang yang hatinya sehat, netral dan tiada beban. Tersenyum merupakan suatu daya dari kemampuan otak kanan kita yang perlu dilatih dan dibiasakan. Karena itu lah sungguh sedih jika kita bias tersenyum tapi tidak mau berbagi senyum, sedangkan mereka yang menderita kelainan saraf fasial atau Parkinson , ingin tersenyum tapi tidak bias tersenyum.
- Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih mud
- ketika seseorang tersenyum betapapun sedang tidak bahagianya orang tersebut, maka otak akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi sekaligus juga membuat perasaan menjadi tenang, tentram, nyaman dan bahagia atau memberi daya angkat beban jiwa bagi kondisi psikologis seseorang.
- Senyum membuat anda tampak sukses. Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda
- Studi yang dilakukan William Fry, M.D., profesor dari Stanford University, menunjukkan bahwa senyum dan tertawa meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi-nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh. Menurut para ahli itu, 20 menit tertawa, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung bahkan ada juga yang berpendapat, tertawa 1 menit sebanding dengan bersepeda 15 menit.
- Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.

5.Tutuplah mulut ketika bersin dan ucapkanlah hamdalah , ucapkanlah istighfar ketika menguap.
Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Maka apabila seseorang bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan alhamdulillah) dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim (yang mendengarnya) untuk mendo’akannya. Adapun menguap ia berasal dari setan, maka tahanlah semampu mungkin dan apabila (seseorang menguap) bersuara ”haa”, maka tertawalah setan. (Shahih Bukhari : 6223).
Hikmahnya adalah ketika kita bersin dengan kuasa dan ilmu-Nya tubuh secara reflek otomatis mengeluarkan udara semi otonom yang mengandung bakteri/ kuman/ mikroba/ debu kotoran dari dalam rongga antar hidung, telinga dan tenggorokan dengan kecepatan 160,9 km/ jam (bahkan ada yang menyebutnya 250 km/ jam, wallaahu a’lam).
Para pakar kesehatan merekomendasikan agar jangan bersin terlalu keras karena konon dapat meretakkan tulang iga. Juga jangan pernah mencoba menahan bersin, sebab menahan bersin berarti tubuh harus menahan kecepatan bersin tersebut secara tiba-tiba. Menurut John Pan MD, bahwa menahan bersin akan memaksa bakteri/ kuman/ mikroba/ debu kotoran kembali masuk ke dalam rongga hidung dan kanal telinga sehingga bisa menimbulkan infeksi, dalam kondisi parah dapat menyebabkan pecahnya gendang telinga. Sedangkan Dr. Michael Roizen menjelaskan bahwa menahan bersin sangat membahayakan kesehatan, diantaranya dapat menyebabkan patahnya tulang rawan hidung, mimisan, pecahnya gendang telinga, vertigo, terlepasnya retina mata, atau emfisema yang berpotensi mematikan. Subhaanallah...itulah sebabnya mengapa kita diperintahkan untuk memuji Allah karena dengan bersin secara sunnatullah kita dihindarkan dari hal-hal yang membahayakan tubuh atau paling tidak terhindar dari bahaya yang lebih besar.
Sedangkan menguap (umumnya diasumsikan sebagai pertanda tubuh capai dan perlu istirahat) merupakan gejala yang menunjukkan bahwa otak dan tubuh membutuhkan asupan oksigen dan nutrisi.
Menguap terjadi karena tubuh dalam keadaan lembab lagi kering dan residu alveoli di paru-paru miskin (kekurangan) oksigen. Ketika menguap organ pernafasan berusaha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya melalui mulut, padahal mulut bukan difungsikan untuk itu. Jika menghirup udara dengan mulut, maka bakteri/ kuman/ mikroba/ debu kotoran (haba’) akan ikut masuk ke dalam organ pernafasan tanpa filterisasi yang mestinya melalui hidung, juga dapat menyebabkan oksigen (O2) yang kita hirup terkontaminasi oleh karbon dioksida (CO2).

Menguap merupakan isyarat pemikiran yang lalai dan tumpul (sulit berkonsentrasi), dibuai rasa ngantuk dan pertanda kemalasan. Setan akan senang bila kita malas dan tidak beribadah kepada Allah atau tidak melakukan aktifitas lain yang bermanfaat. Pada saat mulut kita terbuka setan tertawa dan masuk ke dalam tubuh kemudian dengan leluasa mengganggu kita. Kita diperintahkan menutup mulut dengan punggung tangan kiri karena menguap termasuk kebiasaan tidak baik dan merupakan perilaku yang salah secara ilmiah. Oleh sebab itu kita diperintahkan membaca istighfar memohon ampun kepada Allah dari perbuatan yang tidak baik tersebut. Sedangkan Rasulullah sendiri seperti perkataan Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kitab Fathul Baari, menyebutkan bahwa para sahabat tidak pernah melihat Rasulullah SAW menguap

6.Jangan makan dalam posisi berdiri, gunakan tangan kanan dan ucapkan basmalah. Dan jangan meniup makanan yang panas agar menjadi dingin.
Janganlah salah seorang diantara kamu minum sambil berdiri. Barangsiapa lupa hendaklah menumpahkan apa yang telah diminumnya. (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Beberapa orang mungkin akan berargumen bahwa kebiasaan atau cara makan itu tidaklah penting, yang penting adalah kualitas makanan ditinjau dari aspek kandungan gizinya.Alasan tersebut memang tidak salah, hanya saja ada hal yang terabaikan yakni nilai ”keberkahan” dalam makanan itu. Lalu apa manfaatnya jika kita mengikuti sunah rasul?
Manfaatnya:
1)basmalah menjadikan niat bahwa dengan makan tubuhnya menjadi lebih kuat untuk menunaikan kewajiban beribadah, karenanya ia dapat pahala. Dan ini akan menghasilkan the power of suggestion. Sehingga pikiran positip tsbt membuatya benar – benar menjadi sehat dan produktif
2)Ia melestarikan sunnah-sunnah Rasulullah SAW sebagai bukti cinta dan taat kepadanya. Taat kepada Rasullullah berarti taat kepada Allah. Inilah hakekat cinta dan ketaatan yang sesungguhnya yang karenanya ia akan selalu dicintai oleh Allah dan diampuni dosa-dosanya.
3)makan dengan tangan kanan karena menyelisihi setan yang makan dengan tangan kiri. Dalam sebuah tulisan disebutkan bahwa orang yang terbiasa melakukan aktifitas dengan tangan kanan itu 9 tahun lebih panjang usianya daripada orang kidal yang populasinya hanya 13 % di dunia.
4)Ia makan sambil mengharapkan keselamatan dan keberkahan. Dengan membaca basmalah setan tidak ambil bagian dalam makanan. Apabila keberkahan ia peroleh maka hidupnya akan terasa menyenangkan karena selalu bertambah kebaikannya dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkannya.
5)Secara ilmiah medis, ketika kita bernafas dan mengeluarkan kembali udara melalui mulut maka asupan udara yang kita peroleh dan yang kita keluarkan itu berbeda. Yang kita hirup adalah oksigen (O2) dan disaring melalui hidung, sedangkan yang keluar itu udara kotor yang mengandung karbon dioksida (CO2). Jika kita meniup makanan sama artinya kita melekatkan zat karbon itu pada makanan dan kemungkinan juga melekatnya bakteri/ kuman/ mikroba/ debu kotoran (haba’) pada makanan.
6)Disamping itu secara fisiologis posisi ideal bagi lambung dan organ pencernaan saat kita makan adalah sambil duduk, bukan dengan berdiri apalagi sambil berjalan.
7)Berikut adalah beberapa etika lain yang harus kita biasakan dalam hal makan/ minum seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW :
a.Mencuci tangan sebelum makan
b.Membaca basmalah sebelum makan, dan membaca hamdalah sesudahnya. Jika lupa tidak membaca kita tetap diperintahkan membaca basmalah ketika teringat.
c.Makan/ minum dengan tangan kanan dan mengambil makanan yang terdekat.
d.Makan/ minum secukupnya, tidak berlebihan (kekenyangan) dan tidak membuang makanan.
e.Makan dan minum sambil duduk, tidak sambil tiduran, tidak berdiri, apalagi berjalan.
f.Makan mulai dari pinggir makanan jangan dari tengah agar keberkahan makanan itu sempurna.
g.Ketika minum janganlah bernafas dalam gelas dan jangan sekaligus, tetapi diminum dua atau tiga kali.
h.Tidak boleh mencela makanan atau pun minuman , karena hal itu pertanda kita tidak bersyukur kepada Allah. (pembahasan lanjut di buku The power of water)
Makan Ala rasul

-Lepas dari subuh, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al qur`an, kata “syifa” / kesembuhan, yang dihasilkan oleh madu, diungkapkan dengan isim nakiroh, yang berarti umum, menyeluruh. Di tinjau dari ilmu kesehatan, madu befungsi membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan. Dalam istilah orang arab, madu dikenal dengan “al hafidz al amin”, karena bisa menyembuhkan luka bakar.

-Masuk waktu dluha, Rasulullah selalu makan tujuh butir kurma ajwa`/matang. Sabda beliau, barang siapa yang makan tujuh butir korma, maka akan terlindungi dari racun. Dan ini terbukti ketika seorang wanita yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah dalam sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Bisyir ibnu al Barra`, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut, akhirnya meninggal. Tetapi Rasulullah selamat. Apa rahasianya? Tujuh butir kurma!
Dalam sebuah penelitian di Mesir, penyakit kanker ternyata tidak menyebar ke daerah-daerah yang penduduknya banyak mengkonsumsi kurma. Belakangan terbukti bahwa kurma memiliki zat-zat yang bisa mematikan sel-sel kanker. Maka tidak perlu heran kalau Allah menyuruh Maryam ra, untuk makan kurma disaat kehamilannya. Sebab memang itu bagus untuk kesehatan janin

-Menjelang sore hari, menu Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja bukan cuma cuka dan minyak zaitunnya saja, tetapi di konsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang dan kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan memperlancar pencernaan. Ia juga berfungsi untuk menncegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin
Ada kisah menarik sehubungan dengan buah tin dan zaitun, yang Allah bersumpah dengan keduanya. Dalam alquran, kata “at tin” hanya ada satu kali, sedangkan kata “az zaytun” di ulang sampai tujuh kali. Seorang ahli kemudian melakukan penelitian, yang kesimpulannya, jika zat-zat yang terkandung dalam tin dan zaitun berkumpul dalam tubuh manusia dengan perbandingan 1:7, maka akan menghasilkan ”ahsni taqwim”, atau tubuh yang sempurna, sebagaimana tercantum dalam surat at tin.

-Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, belaiau selalu mengkonsumsi sana al makki dan sanut. Anda kenal nama tersebut? Di mesir, kata Dr. Musthofa, keduanya mirip dengan sabbath dan ba`dunis. Masih tidak kenal juga? Dr. Musthofa kemudian menjelaskan, secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu memperkuat daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit. Jadi, asalkan namanya sayuran, sepanjang itu halal, Insya Allah bergizi tinggi
-Disamping menu wajib di atas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengkonsumsinya. Diantaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Jadi ya kira-kira seperti bubur ayam begitulah. Kemudian beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu manis, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian beliau juga senang makan anggur dan hilbah
(disarikan dari Ceramah Umum “ghidza`unnabi” oleh Prof. Dr. Musthofa Romadlon di Wisma Nusantara, Kairo. Mesir) tulisan ini ditulis oleh Muhammad As'ad Mahmud)

7.Bangun dan ucapkanlah hamdalah , serta feeling positip, dan selalu bangun sebelum subuh
Saat seseorang berpikir positip terhadap Allah maka akan melatih dirinya berfeeling positip pada saudaranya , dan taukah anda orang yang berpikir positip pada setiap orang akan berada pada sebuuah komunitas yang positip dan baik pula dan produktifitas kerja meningkat. Ingat pepatah yang mengucapkan “ kita adalah seperti yang kita harapkan “
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah.

Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
a. Berlimpah pahala dari Allah
b. Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
c.Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
d. Memberikan kita waktu lebih banyak untuk mempersiakan diri untuk aktivitas kita
tahukan anda saat sebelum tubuh , otak kita yang bernama hipotalamus sedang memprogram jam biologis kita atau yang kita sebut sebagai irama sirkandian yang mempengaruhi semua kerja hormonal kita, dan tubuh mengoptimumkan kadar serotonin kita serta meningkatkan kosentrasi kita, lalu tumbuh – tumbuhan disekitar kita mulai berganti menghasilkan oksigen tinggi dan menghirup karbon dalam jumlah yang besar sehingga udara pada subuh hari yang terhirup mampu membantu tubuh kita mengatasi radikal bebas didalam tubuh. Sehingga sayang sekali bagi mereka yang melewatkan subuh dengan tetap tertidur dan baru bangun setelah subuh terlewatkan.


8.Malam Jum’at dan sunah rasul

sunnah Rasul di malam Jum’at bisa diartikan (akan) ada pasutri yg melakukan hubungan suami istri di malam Jum’at.
Adalah hal yg menarik mencermati (sedikitnya) 2 hal berikut:
1. Mengapa ‘mesti’ malam Jum’at?
2. Dan mengapa disebut sunnah Rasul?
Dari segi medis:
Salah satu ibadah yg disarankan Rasululloh SAW adalah puasa Senin-Kamis. Senin ke Kamis berjarak waktu 3 hari. Dari medis sperma akan mencapai puncak kematangan di hari ke-3. Dengan kata lain, sperma yg tidak keluar selama 3 hari akan mempunyai kualitas terbaik, InsyaAllah.Dengan demikian, bagi pasutri yg punya program ingin mempunyai anak, sebaiknya melakukan puasa Senin-Kamis (terutama bagi suaminya), dan baru berhubungan di hari Kamis (malam Jum’at) sehingga benih yg dikeluarkan adalah benih terbaik.
“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi jinabat (mandi besar), kemudian dia pergi ke masjid pada saat pertama, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor unta dan siapa yang berangkat pada saat kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi, dan siapa yang pergi pada saat ketiga, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor domba yang mempunyai tanduk, dan siapa yang berangkat pada saat keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor ayam, dan siapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah dia berkurban dengan sebutir telur, dan apabila imam telah datang, maka malaikat ikut hadir mendengarkan khutbah.”(Muttafaq ‘alaih)
Dugaan saya, daripada melakukan mandi besar tanpa ‘alasan’ yg jelas, maka malam Jum’atnya berhubungan suami istri. Sehingga saat Subuh, tinggal lakukan mandi wajib dg hati yg ikhlas.
Tapi perlu menjadi catatan :
Jangan menyempitan makna dari sunnah Rasul, yg mestinya luas. berhubungan suami istri tidak mesti dilakukan di hari Kamis (malam Jum’at). kecuali bagi yg punya program ingin mempunyai momongan, mungkin bisa dijadikan salah satu pertimbangan