Original Source : Kumpulan Widger Blogger INDONESIA http://hujangede.blogspot.com/2011/05/kumpulan-widget-blogger-indonesia.html#ixzz249KbhN5k

Pengetahuan

Sabtu, 10 Januari 2015

Back to 90's



Tadi pagi buka twitter, ternyata lagi rame orang-orang pake hashtag/tanpa pagar #BackTo90’s. Ternyata twit mereka bikin saya ber-nostalgia sama memory indah di tahun 90-an,era  dimana saya masih bocah (SD). Era dimana BAHAGIA ITU SEDERHANA, tidak sekompleks kayak jaman sekarang ini.
Iseng-iseng saya buat catatan ini, sembari mengenang masa-masa indah waktu kecil dulu. Masa dimana kita sendiri yang mengalami dan merasakan kebahagiaan itu. Let’s ceck it!

>> Sisi Politik
Berbicara tentang politik di tahun 90-an, terus terang saya belum paham karena masa kanak-kanak dulu belum peduli sama yg begituan. Tapi yg teringat di bidang politik ditahun 90-an adalah ketika jatuhnya presiden Soeharto, terus diganti dengan presiden BJ Habibie. Sempat ada kerusuhan dimasa-masa itu, sampe-sampe kata DEMONSTRASI pertamakali saya dengar.

>> Sisi Ekonomi
Mengenai ekonomi, yg paling “hot” di tahun 90-an itu ya Krismon (Krisis Moneter) *kalau nda salah pasca jatuhnya Soeharto*. Sebelum krismon ini, hidup itu indah sekali (hehe, lebay). Kenapa? Karena dengan uang 50 rupiah kita sudah bisa dapat permen karet 2 biji, karena harga permen pada saat itu masih 25 rupiah (yg hidup sekarang, mana bisa ketemu momen kyak gitu^^). Krismon ini juga terkenang di dalam lagunya Cindy Cenora yg judulnya KRISMON dan AKU CINTA RUPIAH (sekarang bagaimana kabarnya ya cindy cenora^^)

>> Sisi Telekomunikasi
..tirit tirit pagerku berbunyi….tirit tirit begitulah bunyinya…. Masih ingat lagu itu? Ya, sebelum teknologi ponsel/hp berkembang di tahun 2000-an (kalau nda salah), pager sempat menjadi idola di era 90-an. Meskipun saya tidak pernah memiliki barang kayak beginian, tapi yg saya tau pager hanya bisa mengirimkan pesan, itupun pesan nya singkat, hanya beberapa karakter saja.
Trus selain itu ada Telepon umum yg kalau mau dipake harus memasukkan koin pecahan seratus rupiah putih yg ada gambar wayangnya (ingat tidak^^). Telepon umum ini jadi primadona, khususnya utk masyarakat menengah kebawah. Trus abis itu ada Wartel (Warung Telepon), telpon berbayar (bukan pake pulsa) tapi dibayarnya berdasarkan lama durasi pembicaraan kita lewat telpon tersebut. Gegara wartel ini juga saya jadi mengenal istilah : SLJJ, Lokal, Interlokal, dll

>>  Makanan
Ada yg ingat CHIKI ?? jajanan ini adalah jajanan wajib anak-anak 90-an. Kenapa begitu? Ya, karena produk ini ada hadiah gratis di dalamnya, hadiahnya itu namanya Tazos yg sangat melegenda. Jadi bagi anak yg punya koleksi Tazos yg banyak, maka disitulah ada sebuah kebanggaan yg sangat luar biasa. Trus ada Anak Mas,Mie Jotos, Mie Gemez  makanan ringan favorit yg berupa mie kering yang diremas dan ada bumbunya. Di era 90-an cemilan ini biasanya selalu menemani kita ketika sedang bermain (main sambil makan), kalau nda salah dulu harganya berkisar 250-300an rupiah. Trus ada lagi Taro, Wafer yg bergambar superman, permen jagoan neon, permen nano-nano dll

>>  Tayangan Televisi (Anak-Anak)
TV di era 90-an chanelnya masih terbatas. Mungkin hanya sekitar 5-6 chanel saja. Yg paling sering di tonton itu biasanya RCTI (di hari-hari biasa), karena disitu ada Sinetron Tuyul dan Mba Yul trus dilanjutkan dengan Jin dan Jun (sahrul gunawan masih abege), biasanya main pas habis pulang mengaji (ba’da magrib). Kalau sorenya ada Si Doel Anak Sekolahan, Keluarga Cemara, Mandra Gade, dll. Kalau hari minggu, chanel favorit anak 90-an itu Indosiar. Karena disana mulai jam 06.30-11.00 (WITA) sudah siap tampil deretan kartun keren. Biasanya yg lebih dulu tampil Ultraman. Trus disusul oleh digimon, pockemon sailormoon, detective conan, dragon ball dll. Kalau sorenya di Indosiar biasanya yang ditayangkan film jepang (tapi untuk anak-anak) kayak Kamen Rider : Ksatria Baja Hitam, Jiban, Ninja Olympiad, biasanya juga Ultraman… Oh,, bahagianya

>> Tayangan Televisi (Sinetron dan Telenovela)
Nah, kalau Telenovela biasanya ditayangkannya siang (khusus buat ibu2, kalau anak2 siang2 ya kalau bukan tidur siang, pasti lagi main sama teman2). Telenovela yg sempat hits di tahun 90-an (seingat saya) ada Maria Marcedes, Marimar (awww), Paquita, Cinta Paulina, Esmeralda (cieee,,, hapal^^). Telenovela ini biasanya ditayangkan di RCTI atau SCTV. Kenapa banyak yg nonton?? Karena kata ibu2 ceritanya menarik, ada sedih2nya. Telenovela ini juga sebenarnya masih sempat tayang di awal tahun 2000-an, waktu itu masih ada Betty La Vea sama Charita de Angel (Dulse Maria)
Trus kalau sinetron yg paling fenomenal adanya di Indosiar… (apa hayooo???) heehe,, ya.. TERSANJUNG, seasonnya banyak, 1-6. Ibu-ibu paling suka ni, pemainnya Lulu Tobing (iya kan,? Ibu2^^), trus ada juga TERSAYANG yg fenomenal dgn topinya Anjasmara. Nah, yg paling bikin kerena Indosiar menurutku adalah Sinetron Laganya (bukan Angling Dharma atau Saur Sepuh) tapi  Deru Debu-nya Willy Dozen, trus ada Jacklyn sama Jacky pemerannya Arie Wibowo,, nah ini sinetron LAKI banget. Kenapa sinetron ini semua menarik dan selalu di tunggu di jamannya, karena pemainnya natural tdk lebay kayak sekarang, ceritanya juga tidak berbelit-belit, sama satu lagi…. Sinetron dulu tidak striping kayak sekarang, tayangnya setiap pekan atau paling cpat senin-jumat. Makanya kehadirannya selalu dinanti-nanti.

>>  Mainan
Era 90-an tidak lengkap tanpa membahas mainan. Karena inilah yg membuat kita sebagai anak-anak yg tumbuh di jaman tersebut merasakan “kebahagiaan yg hakiki” (lebbaaayyy^^), tapi memang benar tidak akan pernah terlupakan. Masih ingat tidak dengan kelereng/gundu, kartu kuartet, wayang, orang-orang (sejenis mainan berbentuk karakter orang yg terbuat dari plastic), robot-robot, tamiya, ban-ban, kapampa (kayak tembak2an dari bambu yg pelurunya pake kertas Koran yg dibasahkan) dll

>> Lain-lain
Dulu sistem sekolah di era 90-an masih pake istilah cawu (catur wulan), dimana setiap 4 bulan sekali para siswa sekolah melaksanakan THB (Tes Hasil Belajar) dan menerima rapor. Lagu anak-anak juga rame-ramenya wara-wiri di Tv. Trus Saat lebaran tiba, ucapannya bukan lewat sms tapi pake kartu ucapan lebaran. Biasanya anak-anak 90-an kalau mau curhat bukan lewat facebook, blog, atau twitter, tapi pake buku diary (biasanya anak cewek). ^_^

Itulah teman-teman memori-memori kita di tahun 90-an yg harapannya jangan pernah terhapus. Karena kita beruntung di lahirkan di masa-masa dimana kebahagiaan itu sangat terasa dihati dan di memory. Dimana kita tahu arti sebuah PERTEMANAN, imaginasi kita terbentuk lewat permainan tidak seperti di zaman sekarang yg membuat jarak di antara teman kita semakin melebar. Dibuat simple dengan adanya hp, internet, dsb yang tentunya hal ini membuat kita sangat miris, apalgi melihat anak-anak zaman sekarang (yg lahirnya di jaman sekarang), kehidupannya menjadi tidak jelas. Beda dengan kita,,, iya khan…?! Sehingga dampaknya membuat anak-anak jaman sekarang terkesan dewasa dipaksakan >> PakDes (bukan Pak Desa, tapi Paksa Dewasa >> Dewasa Karbitan)

 Sebagai penutup, saya Cuma mau bilang kalo saya bangga dan sangat bahagia bisa merasakan masa kanak-kanak di tahun 90-an. Era itu sangat menyimpan banyak memori buat kita, walau hanya terkesan sederhana tapi ada banyak bahagia di dalamnya.
So, contoh di atas hanya beberapa dari sekian banyak sejarah yg kita alami di tahun 90-an. Masih banyak sebenarnya, tapi JIKA ADA YANG INGIN MENAMBAHKAN,, silahkan.. biar anak-anak sekarang tau betapa bahagianya kita kanak-kanak hidup di era 90-an.
*Bahagia itu sederhana*
*back to 90’s*

Uwais Al-Qarni (Terkenal di Langit, Tak Terkenal di Bumi)



Nama lengkapnya Uwais bin 'Amir bin Juz' bin Malik bin Amru bin Mus'adah bin Amru bin Sa'ad bin Ashwan bin Qorn bin Rodman bin Najiyah bin Murod Al Murodi. Namun ia lebih dikenal dengan sebutan Uwais Al Qarni. Pemuda asal Yaman ini memiliki kepribadian yg sangat zuhud. Ia adalah seorang yatim, tidak memiliki sanak keluarga kecuali hanya ibunya yg telah tua renta dan lumpuh, hanyalah penglihatan kabur yg masih tersisa oleh ibunya. Untuk mencukupi kehidupan sehari-harinya, ia bekerja sebagai penggembala kambing sembari mengasuh ibunya yg renta. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya. Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais masuk islam dikarenakan mendengar tentang sabda, kepribadian, serta akhlak Rasulullah dari tetangga-tetangganya. Hal ini menimbulkan hasrat mendalam dalam diri uwais utk dapat bertemu dengan sosok Rasulullah. Ia sangat merindukan bersua dgn Rasulullah Kekasih Allah, namun apa daya ia tak punya bekal yg cukup untuk ke Madinah bertemu Rasulullah. Dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yg jika ia pergi, maka tak ada yg merawatnya. Dikisahkan pula ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau, sekalipun ia belum pernah melihatnya.

Di tiap harinya Uwais selalu di gelisahkan oleh hasratnya tersebut, namun selalu diurungkan karena tdk tega meninggalkan ibunya yg ia sayangi. Hingga ketika rasa rindunya sudah sangat memuncak, ia memutuskan utk mengadukan hasratnya kepada sang ibu, sekaligus memohon izin utk menziarahi Rasulullah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata : “Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.

Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya.

Sesampainya di Madinah, Uwais tak menemukan sosok yg di cintainya di rumah, pada saat itu Rasulullah tengah berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi dari medan perang. Tapi, kapankah beliau pulang? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman. Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW.. Dia hanya menitipkan salamnya kepada Aisyah RA untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.

Ialah Uwais Al Qarni, seseorang yg memiliki rasa cinta yg besar kepada Rasulullah SAW dan juga ketaatan kepada ibunya. Ia oleh Rasulullah dikatakan sebagai penghuni langit (terkenal dilangit) karena ketaatan pada ibunya, namun tak terkenal di bumi karena banyak yg mengacuhkannya, menyisihkannya karena kemiskinannya. Rasulullah bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau memandang kepada Sayyidina ‘Ali R.A dan Sayyidina Umar R.A. dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.

Uwais Al Qarni, contoh bukti ketaatan seorang anak kepada ibunya. Cinta kepada Allah, cinta kepada Rasul-Nya, dan cinta kepada Ibunya.
Wallahu a’lam bisshowwab

Distorsi Sejarah Islam (Syaikh Yusuf Qardhawi)



Rasa-rasanya masih sangat lengket di telinga dan ingatan kita, polemik kehadiran miniseri ANTV “King Sulaiman”. Film ini menuai kontroversi karena cerita yg diusung sangat bertolak belakang dengan fakta hidup “The Magnificent” Sultan Sulaiman yg sangat memiliki kemuliaan akhlak, berjiwa lembut, lagi bijak. Dalam film tersebut, Sultan Sulaiman disosokkan memiliki kepribadian yg kejam, gila wanita, dan berperangai buruk, sehingga menurut beberapa kalangan, film ini tidak layak tonton. Saking kuatnya gelombang protes masyarakat akan film ini, membuat pihak manajemen ANTV berfikir ulang untuk meninjau film ini. Namun sangat disayangkan karena protes masyarakat hanya ditanggapi pihak ANTV dengan mengganti judul film menjadi “Abad Kejayaan” dengan dalih film tersebut hanyalah cerita fiksi.

 Kasus di atas bukan yg pertama, bahwa masih banyak kontroversi yang juga pernah terjadi sebelumnya. Dan lagi-lagi umat islam yg menjadi korban. Sejarah kegemilangan umat islam terdahulu dalam mengibarkan panji tauhid, dilunturkan dan bahkan dirusak oleh para pendengki islam (baca : musuh islam). Alasannya sederhana, selain karena mereka tidak ingin agama ini semakin kokoh dan berkembang, mereka juga ingin agar umat islam tidak punya alasan untuk bangga terhadap agamanya.

Salah satu caranya adalah dengan mengkaburkan bahkan memutarbalikkan fakta sejarah islam (distorsi). Hal ini yg menjadi keresahan para ulama, salah satu diantaranya adalah Syaikh Prof. DR. Yusuf Qardhawi. Ketua Forum Ulama Internasional ini mencoba menjernihkan ke-keruhan yg terjadi, ditengah-tengah begitu giat dan gencarnya kaum orientalis melakukan konspirasi besar untuk men-diskreditkan islam; seakan-akan kaum muslimin adalah umat yg terbelakang, suka perang, gila wanita, dan berbagai tuduhan lainnya.

Sangat miris sekali rasanya, jika para orientalis ini dengan mudahnya memperdaya kaum muslimin dengan buku-buku sejarah yang mereka tulis. Bahkan dengan karya seni lainnya. Dan tidak sedikit diantara mereka yg berhasil mewariskan ilmunya kepada murid-muridnya yg beragama islam yg silau dgn kemajuan peradaban barat. Mereka menulis seakan-akan kegemilangan islam hanya terjadi pada masa Khulafaur Rasyidin saja. Padahal, kegemilangan jg terjadi di masa Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah. Begitu banyak tokoh-tokoh muslim yg menjadi pelopor ilmu pengetahuan saat ini. Bahkan pada dua masa tersebut, wilayah kekuasaan Islam tersebar hingga sepertiga luas bumi.

Inilah pokok pikiran yg coba dibawa oleh Syaikh Yusuf Qardhawi, agar umat islam matanya tidak dipenuhi "belek" tipu daya musuh islam. Umat islam harusnya bangun dari tidur panjangnya, jernihkan sejarah umat islam yg telah dikotori. Setidaknya semangat ini yg bisa saya tangkap ketika membaca buku ini. Karena ternyata tidak sedikit (sangat disayangkan) ada juga dai besar yg ikhlas dan gigih memperjuangkan Islam agar turut terjerumus dalam analisa sejarahnya.. naudzubillahi min dzalik..

Ayo jernihkan sejarah!! Penulisan ulang sejarah islam sudah menjadi sangat urgent!!
Sangat direkomendasikan (bintang 5, jika perlu saya sematkan untuk buku ini)
 

Review Film : Assalamualaikum Beijing



Setelah sempat dibuat penasaran karena begitu derasnya respon masyarakat Indonesia akan kehadiran film Assalamualaikum Beijing, Alhamdulillah saya juga akhirnya berkesempatan menyaksikan film yang diangkat dari novel best seller Asma Nadia ini semalam (Rabu, 07 Januari 2015).

Sebenarnya Assalamualaikum Beijing ini sudah sejak lama hadir melalui novel (entah kapan persisnya) dan banyak pula menarik respon positif masyarakat akan kehadiran novel ini, sebagaimana novel-novel karya Asma Nadia sebelumnya. Namun berhubung saya bukan penikmat buku fiksi (novel), jadi saya lebih memilih film nya saja untuk ditonton. Hehehe ^^

Untuk itu, ijinkan saya sedikit mengomentari film yang baru saja saya tonton ini (versi saya, sekaligus mengobati rasa penasaran org2 yg belum menontonnya..hohoho), meskipun sebenarnya saya juga tidak kebagian nonton film ini di awal, karena saya agak terlambat beberapa menit datang ke bioskopnya..

Okeh… Jadi film ini berkisah tentang cerita cinta antara…. Ah… STOP!!! Mohon maaf ya, saya tidak ingin menyampaikan ilustrasi cerita di film ini. Terlalu ribet choy, lika-liku percintaan gitu. Kalau mau tau sekilas tentang ceritanya, coba sj liat thrillernya di youtube atau baca resensi-resensi film ini, yang sudah di posting oleh kritikus2 film diluar sana (sengaja juga choy… biar tambah penasaran..hehe)

Saya hanya ingin mengambil beberapa hal yg menarik dari film ini. Misalnya dinamika cinta (*maaf) antara Asmara (Revalina), Dewa (Ibnu Jamil), dan Zhangwei (Morgan) di film ini juga secara tidak sengaja menyerupai kisah cinta Ashima dan Ahei (kisah mengenai cerita rakyat setempat, Asal mula Patung Ashima).

Yang juga sangat melekat dari film ini adalah tidak hanya tentang romantika cinta saja, tapi juga menampilkan sisi tradisi dan budaya negri tirai bambu, China. Selain itu, pesan moral dan historis mengenai sejarah peradaban islam di negri Laksamana Cheng Ho ini juga dimunculkan, menarik.
Trus diluar dari itu semua, tentu yang bikin keren film ini adalah pesan-pesan moral yang disampaikan para pemainnya. Hal ini juga membuat saya tidak pernah lepas dari handphone saya, karena setidaknya saya mencatat beberapa pesan-pesan moral yang disampaikan melalui dialog yg sarat makna, namun disampaikan secara ringan, tapi tepat sampai ke sasaran.
Misalnya….
- Ketika Zhangwei (Morgan) meyakinkan Asma (Revalina) tentang keseriusannya ingin menikahinya, ia berkata : “..tapi kisah romantis itu ada, dan tidak perlu memiliki fisik yg sempurna untuk memiliki kisah cinta yang sempurna”
- Atau saat Asma mengatakan kepada Dewa (Ibnu Jamil) : “Jangan sandingkan nama Allah dengan kebohongan!” atau dalam dialog yg lain bersama Dewa, Asma mengatakan : “Cinta itu menjaga, tergesa-gesa nafsu belaka”
- Dan yg paling keren kata-kata Ridwan (Desta) kepada Sekar (Chyntia Bella) saat melihat Asma menerima lamaran Zhangwei, : “…Nah, apa kubilang.. yang penting itu Iman, Romantis bisa nyusul belakangan”

Ah, Sudahlah… meskipun menurutku, jika dilihat film ini memang masih memiliki kekurangan, karena masih agak kurang "preachy". tapi terlepas dari (masih) adanya kekurangan dalam film ini (menurutku), dua jempol laah jika mau dibandingkan dengan film romantis Indonesia kebanyakan. dan intinya film ini bukan hanya tentang cerita cinta, tapi juga tentang semangat (move on), dan juga ada sejarah-tradisi-budaya Islam, serta nilai-nilai moral kehidupan.
Baiklah,, saya pamit “ASSALAMUALAIKUM BEIJING”

Yahudi Menggenggam Dunia



Buku ini di tulis oleh seorang Mantan Dinas (Agen) Rahasia Inggris bernama William G. Carr. Buku ini mengupas dengan gamblang peran dan aktivitas Yahudi di muka bumi ini. Bahwa gerakan mereka mengambil peran vital dalam setiap pergolakan ekonomi, sosial, dan politik dunia, bahkan hingga kini.

Dalam buku ini juga diungkap sejarah ihwal perseturuan antara Nabi Musa AS dengan ummatnya setelah keluar dari Mesir. Bani Israel yg murtad kemudian disebut sebagai anak-anak Lucifer. Bahkan mereka mengganti ajaran Taurat yg dibawa oleh Nabi Musa AS. Sejarah panjang ini kemudian yg menjadi cikal bakal lahirnya gerakan Free Masonry (gerakan bawah tanah Yahudi Internasional) yg merupakan manifestasi keberadaan iblis (Lucifer) di dunia.

Setidaknya yang saya cermati, ada beberapa fakta menarik yang di ungkap di dalam buku ini…
Kisah jatuhnya ke-Khalifahan Turki Utsmaniyah |  Di balik kekhawatiran Benjamin Franklin (Tokoh Kemerdekaan AS) terhadap keberadaan Yahudi di Amerika Serikat | Siapa sesungguhnya Mustafa Kemal Attaturk | Rahasia di balik drama kekejaman Adolf Hitler terhadap Kaum Yahudi Jerman | Rahasia dibalik Revolusi Inggris dan Prancis | Rahasia dibalik meletusnya Perang Dunia I dan II | Serta masih banyak lainnya………

Buku ini sebenarnya buku lama (cetakan pertama 1991). Buku ini sudah saya dengar sejak 2007, dan baru saya beli di pertengahan tahun 2010 (susah ditemukannya). Meskipun sebelumnya sudah banyak beredar tulisan-tulisan (e-book) bahkan video-video terkait, seperti karya Harun Yahya.

Saya sangat yakin, diantara kita masih banyak yg belum memiliki buku ini, entah karena memang belum sempat terbeli ataupun karena belum tertarik membeli. Namun, terlepas dari itu semua.. rasanya buku-buku seperti ini sangat layak untuk kita miliki, karena banyak fakta, yg bisa jadi tidak pernah kita ketahui sebelumnya.

Akhirnya izinkan saya mengutip perkataan William G Carr yg dituliskannya dalam buku tersebut : “…ini merupakan sebuah peringatan mahapenting! Kita harus mengetahui dan membuka mata lebar-lebar, bahwa ada bahaya yg selalu mengintai dan berupaya memporak-porandakan peradaban dunia..!!”

**serial e-book buku YAHUDI MENGGENGGAM DUNIA ini juga sempat saya unggah di Slide Share. Bagi yang ingin men-comot, silahkan..^^ bisa di download disini :
http://www.slideshare.net/JhuSiput/yahudi-menggenggamduniawilliamgcarr